Profil TPRM: Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo (YPRM) merupakan lembaga penyelenggara pendidikan formal yang mengelola satuan pendidikan tingkat SMP dan SMK di wilayah Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, keberadaan yayasan pendidikan berperan sebagai institusi sosial yang mengintegrasikan fungsi pelayanan publik, pembinaan karakter, serta peningkatan kompetensi abad ke-21 melalui kurikulum yang adaptif. YPRM mengarahkan tata kelola sekolah agar responsif terhadap kebutuhan peserta didik, orang tua, dan dunia kerja, terutama melalui penerapan Kurikulum Merdeka dan program penguatan profil pelajar Pancasila.
Profil Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo
Sejarah Singkat Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo
Secara administratif, Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo tercatat sebagai yayasan yang berdiri pada 3 Agustus 2015 dan berkedudukan di kawasan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Kota Administrasi Jakarta Timur, DKI Jakarta. Seiring perkembangan kebutuhan pendidikan di wilayah perkotaan, yayasan YPRM membangun layanan pendidikan berjenjang:
- pendidikan menengah pertama melalui SMP Rahayu Mulyo, serta
- pendidikan menengah kejuruan melalui SMK Rahayu Mulyo.
Strategi bertahap ini sejalan dengan pendekatan continuum of learning, yakni menyediakan jalur penguatan literasi-numerasi dan pembentukan karakter di SMP, lalu memperdalam kompetensi vokasional dan kesiapan kerja di SMK.
Pendiri dan Pimpinan Yayasan
Data verifikasi kelembagaan pada sistem pendidikan nasional mencantumkan pendiri Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo adalah Prof. DR. Mulyono. SE. MM (Alm) dan pimpinan yayasan atas nama R. Dewi Lestari, S.Pd., M.M. Informasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan YPRM dipimpin oleh figur dengan latar belakang pendidikan serta manajerial, yang relevan untuk memastikan tata kelola organisasi, perencanaan program, dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan. Dalam praktik tata kelola yayasan di Indonesia, peran pimpinan yayasan umumnya mengoordinasikan kebijakan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta mengawal keberlanjutan program pendidikan melalui penguatan SDM dan sarana prasarana.
Pengurusan Yayasan dan Prinsip Tata Kelola
Pengurusan yayasan pendidikan idealnya bekerja melalui prinsip good governance: transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas, dan kepatuhan. Pada level operasional, YPRM menjalankan fungsi pengurusan dengan mengintegrasikan:
- Perencanaan program pendidikan, termasuk implementasi Kurikulum Merdeka pada SMP dan SMK.
- Pengelolaan sumber daya manusia, yakni rekrutmen dan pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.
- Penguatan sarana prasarana, seperti ruang kelas, perpustakaan, lapangan olahraga, serta fasilitas praktik dan laboratorium untuk program keahlian SMK.
- Pelayanan peserta didik dan orang tua, termasuk layanan administrasi, komunikasi sekolah, serta pembinaan kesiswaan.
- Kemitraan dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, magang/PKL, dan penyerapan lulusan.
Struktur Organisasi SMP Rahayu Mulyo
Struktur organisasi SMP pada umumnya dirancang untuk memastikan proses pembelajaran berjalan terukur dan layanan kesiswaan terjaga. Berdasarkan informasi profil tenaga pendidik, SMP Rahayu Mulyo dipimpin oleh Kepala Sekolah Peny Puji Astuty, S.Pd., dengan dukungan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Endang Supriyatna, S.T., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Nila Supriyanti, S.Pd. Struktur ini lazim diperkuat oleh unsur guru mata pelajaran, wali kelas, pembina kegiatan ekstrakurikuler, dan tenaga tata usaha.
Secara fungsional, pembagian kerja SMP dapat diringkas sebagai berikut:
- Kepala Sekolah: penetapan arah kebijakan akademik dan budaya sekolah, supervisi, serta koordinasi seluruh unit.
- Waka Kurikulum: perencanaan pembelajaran, jadwal, perangkat ajar, asesmen, dan peningkatan mutu proses belajar mengajar.
- Waka Kesiswaan: pembinaan disiplin, organisasi siswa, kegiatan karakter, serta penguatan iklim sekolah yang aman dan inklusif.
- Guru dan Wali Kelas: pelaksanaan pembelajaran, pendampingan perkembangan peserta didik, dan komunikasi rutin dengan orang tua.
- Tata Usaha: layanan administrasi, data sekolah, dan dukungan operasional.
Struktur Organisasi SMK Rahayu Mulyo
SMK menuntut struktur yang lebih kompleks karena memerlukan pengelolaan pembelajaran produktif, fasilitas praktik, serta relasi dengan DU/DI. Informasi profil pendidik mencatat Kepala Sekolah SMK Rahayu Mulyo adalah dr. Putri Rahayu Mulyo. Unsur kepemimpinan didukung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana Dimas Pramudya Mulya, M.M., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Nila Supriyanti, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Winardi, S.Pd.
Dalam kerangka manajemen sekolah kejuruan, peran ini biasanya dioperasionalkan melalui:
- Waka Kurikulum: sinkronisasi kurikulum umum dan produktif, penguatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK), serta penyelarasan modul ajar dengan kebutuhan industri.
- Waka Sarpras: pengelolaan bengkel/lab, perawatan alat praktik, dan penyediaan lingkungan belajar yang memenuhi standar keselamatan kerja.
- Waka Kesiswaan: pembinaan karakter, etika kerja, tata tertib, kegiatan OSIS/ekstrakurikuler, dan kesiapan peserta didik menjalani PKL.
- Ketua Program Keahlian dan Guru Produktif: pelaksanaan pembelajaran kejuruan, pengembangan teaching factory sederhana, serta bimbingan proyek dan portofolio kompetensi.
Program Keahlian SMK
1. Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
TKR berfokus pada kompetensi perawatan dan perbaikan kendaraan ringan. Peserta didik mempelajari dasar mesin, sistem pemindah tenaga, kelistrikan otomotif, sistem injeksi, hingga praktik diagnosa kerusakan. Di era kendaraan modern, kompetensi penting meliputi membaca data sensor, penggunaan alat ukur, serta penerapan prosedur keselamatan dan standar kerja bengkel.
2. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
TKJ mempersiapkan peserta didik dalam bidang instalasi, konfigurasi, dan pemeliharaan jaringan komputer. Materi inti umumnya mencakup perangkat keras, sistem operasi, jaringan LAN/WAN, dasar keamanan siber, serta layanan jaringan (misalnya manajemen pengguna dan layanan berbasis server). Kompetensi TKJ relevan untuk kebutuhan kantor, sekolah, ritel, hingga penyedia layanan internet skala kecil.
3. Teknik Permesinan (Teknik Mesin)
Teknik Permesinan/Teknik Mesin menekankan pemahaman proses manufaktur dan pemeliharaan sistem mekanik. Kompetensi yang dikembangkan antara lain gambar teknik, pengukuran presisi, proses pemesinan (konvensional maupun dasar CNC), pengelasan dasar, serta perawatan peralatan. Program ini penting untuk kebutuhan industri manufaktur, bengkel produksi, dan layanan perawatan mesin.
4. Akuntansi
Program Akuntansi membekali peserta didik dengan kemampuan pencatatan transaksi, pengelompokan akun, penyusunan laporan keuangan, dan pemahaman dasar perpajakan serta administrasi bisnis. Selain akurasi, kompetensi kunci mencakup literasi digital (penggunaan aplikasi pengolah angka/akuntansi), etika profesi, dan kemampuan komunikasi data keuangan secara jelas.
Keunggulan SMP Rahayu Mulyo
Berikut sejumlah keunggulan yang menonjol pada tingkat SMP, terutama pada aspek kurikulum, budaya sekolah, dan lingkungan belajar:
- Implementasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran relevan: pembelajaran lebih kontekstual, memberi ruang diferensiasi, memperkuat proyek, serta mendorong keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.
- Pembinaan karakter dan budaya sekolah: visi sekolah menekankan iman, takwa, akhlak mulia, serta budi pekerti; penguatan karakter efektif bila terintegrasi dalam pembiasaan dan kegiatan kesiswaan.
- Lingkungan belajar yang mendukung: fasilitas seperti perpustakaan dan lapangan olahraga membantu keseimbangan akademik dan perkembangan sosial-emosional, sekaligus memperkaya pengalaman belajar melalui kegiatan sekolah.
Keunggulan SMK Rahayu Mulyo
Pada tingkat SMK, keunggulan umumnya tercermin pada mutu lembaga, pembelajaran berbasis praktik, dan dukungan transisi ke dunia kerja:
- Akreditasi dan orientasi link and match: akreditasi A dan penekanan kerja sama dengan DU/DI memperkuat relevansi kompetensi serta kesiapan kerja lulusan.
- P5BK dan pembentukan etos kerja: pembelajaran proyek menekankan karakter kerja, kolaborasi, dan pemecahan masalah, yang sejalan dengan kebutuhan industri.
- Dukungan sarana praktik dan layanan pengembangan karier: pengalaman praktik diperkuat melalui pengelolaan bengkel/lab, seragam praktik (wearpack), Bursa Kerja Khusus (BKK), dan uji sertifikasi kompetensi.
Penutup
Yayasan Pendidikan Rahayu Mulyo memposisikan diri sebagai penyelenggara pendidikan yang mengintegrasikan pembinaan karakter, penguatan kompetensi, dan relevansi terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui SMP Rahayu Mulyo, yayasan membangun fondasi literasi, disiplin, dan budi pekerti; sedangkan melalui SMK Rahayu Mulyo, yayasan memperluas akses kompetensi vokasional






